Home » , , » Konfigurasi DHCP on Wireless Router Menggunakan Cisco Packet Tracer

Konfigurasi DHCP on Wireless Router Menggunakan Cisco Packet Tracer

Konfigurasi DHCP di Wireless Router adalah pelajaran mata kuliah network analyze hari ini. Namun konfigurasi disini bukan lah langsung menggunakan benda fisik nya, melaikan hanya lah sebuah simulasi menggunakan Cisco Paket Tracer.

Namun simulasi ini sangat mirip dengan praktek langsung, cuma dengan adanya simulasi cisco paket tracer ini dapat menghemat biaya untuk pembelian alat. Lumayan kan menghemat biaya kuliah juga, meringankan beban orang tua.

Saya sangat berterima kasih sekali kepada cisco, dengan paket tracer ini saya dapat belajar tanpa harus membeli perangkat hardware nya.

Pemberian IP Address untuk user terbagi menjadi 2 bagian, yaitu IP Statis dan IP Dinamis (DHCP).

Sebelum jauh lebih baiknya mengenal terlebih dahulu apa itu IP Startic dan Dynamic

IP Static

IP Static adalah IP yang telah ditetapkan secara manual dan tidak berubah - ubah.

IP Static ini biasa digunakan pada jaringan lokal, yang mana setiap client diberi IP address satu persatu. Keunggulannya dari penggunaan IP static ini lebih mudah mengenali client satu dengan clien lainnya.


Namun kelemahan pada IP Static ini adalah, apabila client atau komputer yang ingin memberikan IP address, maka akan menuliskannya secara manual satu persatu dan akan memakan waktu yang lama. Bayangkan apabila pada jaringan ingin menghubungkan lebih dari 100 komputer, pasti kebayang ribet nya.

IP Dynamic

IP Dynamic adalah IP yang terus berubah - ubah, dan biasa ditentukan oleh DHCP Server.

Keunggulan dari IP Dynamic ini adalah tidak perlu repot - repot untuk men setting IP karena telah diberikan secara otomatis oleh DHCP. Sehingg lebih hemat waktu dan tenaga. Dan juga efisien karena tidak akan terjadi tambrakan karena ada IP address yang sama.


Baiklah diatas sekilas tentang IP Static dan Dynamic, kembali ke topik awal yaitu Konfigurasi DHCP di Wireless Router Menggunakan Cisco Paket Tracer.

Mari Ikuti langkah berikut :

1. Buka Cisco Packet Trace, atau jika belum punya download dan Install Cisco Packet Tracer.
2. Setelah dijalankan, Tambahkan 1 Wireless Router.

   Dan Klik Sekali Pada Wireless Router nya, dan  pada tab Config, Ganti Display Name nya menjadi "DHCP Wireless Router".


3. Tambahkan 3 Komputer atau PC


4. Hubungkan ke 3 PC ke Wireless Router menggunakan kabel Straight.



Tahap Konfigurasi

1. Klik pada Wireless Router, pada tab config, pilih LAN dan lihat IP Address Router nya


2. Kemudian, klik pada PC 0. Pada Tab Desktop lalu pilih IP Configuration. Dan Pilih DHCP



3. Kembali lagi pada tab Desktop, Pilih Web Browser. Dan Ketikkan IP Address Wireless Router tadi di address bar. Dan Tekan enter


4. Kemudian, isi username admin dan password admin. Lalu enter



5. Jika ingin mengganti IP Address Wireless Routernya dapat mengganti nya pada IP Address. Misal saya ingin ganti IP Address nya menjadi 192.168.5.1


6. Scrol ke paling bawah, Pilih Save Settings

7. Lalu untuk mengecek apakah IP Wireless Router nya udah berubah dapat mengetikkan kembali di web browser ip address yang telah diganti tadi. Misal IP Address : 192.168.5.1

8. Nah apablia terjadi eror, berarti komputer belum terhubung ke router. Solusinya, ganti IP address PC 0  menjadi static dan ubah lagi ke DHCP.

9. Coba lagi buka Web Browser dan masukkan IP Address Routernya.

10. Dan Jika ingin membuat IP Address nya dimulai dari IP berapa, dapat mengganti nya pada "Start IP Address : Misal saya ingin mengganti menjadi 192.168.5.26

11. Setelah Mengganti Start IP Address, lalu Save Settings. 
12. Kemudian pada PC 0 ulangi langkah nomor 8.

13. Setelah selesai setting wireless router nya, kita akan men setting PC 1 dan PC 2 untuk mendapatkan IP Address nya.

14. Klik pada PC 1 . Desktop - IP Configuration. Dan Pilih DHCP, Maka IP address akan diberikan secara otomatis.


15. Kemudian untuk PC 2, lakukan seperti langkah nomor 14.


Testing apakah Semua Komputer Saling Terhubung

1. Klik pada salah satu komputer. Misal PC 0.
2. Kemudian Pilih Desktop - Command Prompt.

Untuk mengetes komputer terhubung atau tidak dapat menggunakan perintah ping.

Misal : ping<ip address> 
Contoh : ping 192.168.7.27


3. PC 0 dan PC 1 saling terhubung. Dan lakukan pada komputer yang lainnya.

Agar lebih jelas, dapat melihat video berikut :





Selesai. Selamat Mencoba, dan ikutin step by step nya. Apabila ada yang kurang jelas, dapat meninggalkan komentar pada kolom komentar di bawah ini. Terima Kasih!











2 komentar:

  1. Waah baru denger sekaligus jadi tahu apa itu IP Static dan IP Dynamic, thanks ya infonya :)

    ReplyDelete
  2. Sama2 agan nikmal :). Semoga bermanfaat

    ReplyDelete

Banyak Yang Baca

Followers